Senin, 16 Maret 2015

Akik Paling Misteri

   
Akik yang paling diburu di Indonesia adalah akik merah delima atau lebih populer disingkat MD, akik ini tuahnya luar biasanya banyaknya untuk kekebalan, perlindungan keselamatan, memperlancar rejeki dan lain-lain.  MD ini bukan akik sembarangan ada syarat dan ketentuan berlakunya, antara lain bila dimasukkan kedalam gelas isi air akan berubah menjadi warna merah, warna ini akan sampai pada air di gelas ketujuh bila dijejerkan dengan gelas isi MD tersebut, dimasukkan ke kantong dan diikatkan keleher ayam, apabila ayam tersebut ditembak tidak mempan peluru. Harganyapun fantastis sampai puluhan milyar, tetapi sampai sekarang belum ada bukti valid tentang akik MD yang mempunyai sifat tersebut diatas, masih sebatas cerita dari mulut ke mulut, keberadaannya antara ada dan tiada.
     Biang keladi adanya warna merah di batu MD atau ruby ini adalah ion kromium, ion ini  juga dapat menyebabkan fluoresensi, sehingga ruby kelihatan seperti ada api didalamnya. Rubi adalah jenis korundum atau alumunium oksida mineral yang langka, dengan tambahan sedikit ion kromium membuat warnanya menjadi merah semakin banyak intensitas warna merah semakin bertambah. Aroma misteri terjadi ketika ruby mampu menghindari elemen  yang berlimpah ruah di bumi silika dan besi tetapi saat bersamaan malah menggandeng kromium yang langka. Belum ada yang mampu menjawabnya suatu kecelakaan geologi.
     Dua misteri dari dua budaya yang berbeda, satu persamaannya sama -sama menganggumi ciptakan Allah dalam sebongkah kecil batu.

Kamis, 12 Maret 2015

Cintailah Akik Apa Adanya

    
      Booming akik ahkir - ahkir tak lepas dari motivasi pembelinya, kebanyakan para pembeli disamping melihat faktor keindahan dan juga tuah khasiat apabila memakai akik tersebut. Tuah batu akik inilah yang berperan penting untuk jadi tidaknya membeli akik, ini terlihat dari tidak masuk akalnya harga akik bahkan lebih mahal dari batu permata. Para pemakai batu akik percaya dengan tuah batu akik yang dipakainya, ada yang menambah wibawa, ada yang percaya energi akik dapat menyembuhkan beberapa penyakit, atau tuah akik dapat untuk menarik lawan jenis. Fenomena seperti dapat ditelusuri dari keyakinan Jawa kuno bahwa tubuh mempunyai energi hidup atau cakra . Cakra dalam bahasa sansekerta diartikan dengan lingkaran, terletak dipusat tubuh spritual yang berisi energi. Cakra akan terus berputar memberi pasokan energi untuk tubuh, dan akan berhenti bila manusia telah meninggal. Aliran energi dari akik yang masuk ke cakra inilah yang konon akan mempengaruhi pemakainya.  
      Nun jauh disana dinegeri para pendewa nalar lain lagi, stone healing dan semacamnya itu dianggap hanya pseudosains atau ilmu semu adalah pengetahuan, keyakinan  atau praktek yang diklaim ilmiah tetapi tidak mengikuti metode ilmiah, bahasa gaulnya sok ilmiah. Secara ilmiah tidak ada bukti stone healing dapat menyembuhkan penyakit, karena belum ada bukti yang ditemukan bahwa penyakit disebabkan oleh aliran energi didalam tubuh tersebut.
       Lepas dari itu akik menggairahkan ekonomi dan juga memberi energi baru untuk ngobrol dengan sesama pencinta akik, "marai guyub ",  melupakan kesumpekan hidup. Menikmati keindahan ciptakan Allah
lewat sepotong batu.

Minggu, 01 Maret 2015

Nyedot Akik?


Fenomena akik sedang melanda, jadi teringat cerita teman. Dia cerita mendapat akik dengan cara "nyedot akik" di Candi Borobudur, pas malam Jumat kliwon dengan dibantu seorang dukun. Dukun duduk bersila didepannya ada sesajen, tiba -tiba ada cahaya merah datang jatuh di sesajen dan di temukan akik berwarna kuning, sebuah Topas.

Moral cerita diatas ada dua kemungkinan ,
     1. Awalnya akik berubah menjadi cahaya dan setelah sampai cahaya berubah menjadi akik                      kembali.
     2. Akik mendapat energi untuk terbang

Keterangan,

ad 1. Peristiwa ini adalah dematerilisasi disuatu tempat dan rematerialisasi ditempat lain, teleportasi. Mengingatkan film Startrek, waktu penguraian tubuh kapten Kirk berubah menjadi cahaya dan pindah ketempat lain awalnya cahaya kemudian terbentuk kapten Kirk, teleportasi telah terbukti. Kejadian lain yang mirip seperti ini adalah santet, dukun mengirimkan santet biasanya berupa paku, pecehan kaca ( belum ada santet berupa granat misalnya ), santet masuk kedalam tubuh orang yang dituju tanpa melukai kulitnya. Konon santet datang berupa cahaya apabila tidak mengenai yang dimaksud akan terjadi ledakan.

ad.2.  Penjelasan paling mudah akik dilemparkan tetapi bisakah lemparan itu menimbulkan cahaya warna merah.Penjelasan mbah dukun. akik dapat terbang karena ada "isinya" menjawab misteri dengan misteri lain. 

Uniknya akik topas tadi sudah diasah/diolah jadi bukan dalam bentuk batuan. Fenomena di atas meskipun kini sudah memasuki jaman digital masih tetap lestari ini merupakan warisan kepercayaan primitif yang " takluk " pada alam yang menganggap benda mati mempunyai jiwa sehingga perlu dihormati agar tidak mengganggu manusia. Atau ini merupakan bentuk kekalahan manusia menghadapi kehidupan dengan persaingan yang kian keras. Wallahu A'lam Bishawab.