Selasa, 21 Oktober 2014

Pareidolia

Pepaya makanan rakyat
   Karena sangat bermanfaat
   Harganya juga tak mengikat
   Setalen tuan boleh angkat “
   ( Lagu “ Pepaya Mangga Pisang Jambu “ )

Pohon pepaya didepan rumah sudah sering kali berbuah, tetapi buah yang satu ini mirip dengan wajah spiderman atau seperti rubah dengan mata menyala, sebuah pareidolia.Arti gambar ini dapat bermacam - macam, tergantung induvidu masing-masing, apa yang paling banyak mengendap di memori otaknya.
 Fusiform gyrus  yang bertanggung jawab dalam hal ini, bagian dari otak yang  terletak antara temporal gyrus rendah dan gyrus parahippocampal  . Setelah penelitian lebih lanjut oleh para ilmuwan di MIT , disimpulkan bahwa baik kiri dan kanan fusiform gyrus memainkan peran yang berbeda satu sama lain, tapi kemudian saling terkait. Gyrus fusiform kiri memainkan peran mengakui "wajah-seperti" fitur dalam benda-benda yang mungkin atau mungkin tidak wajah sebenarnya. Sedangkan gyrus fusiform kanan memainkan peran dalam menentukan apakah atau tidak diakui "wajah-seperti" fitur ini, pada kenyataannya, wajah yang sebenarnya ( http://en.wikipedia.org/wiki/Fusiform_gyrus ) Atau Sisi kiri melakukan cepat, penilaian intuitif apakah sesuatu adalah wajah atau tidak, sementara sisi kanan membuat lambat, penilaian yang lebih akurat. Tapi, yang terakhir membutuhkan lebih banyak waktu dan usaha, dan  sering melompat ke kesimpulan.( http://www.livescience.com/45690-seeing-faces-pareidolia.html )  Kesimpulan yang cepat ini yang sering mengakibatkan pareidolia. Fenomena ini  banyak menghinggapi orang orang beragama dan mereka yang percaya fenomena paranormal dibanding orang -orang. non religius dan skeptis ( http://www.livescience.com/24814-why-we-see-jesus-face-in-toast.html )

Indonesia dengan penduduk mayoritas beragama Islam tentu saja banyak orang -orang melaporkan melihat lafal Allah di segala sesuatu mulai dari awan, pohon, ombak laut hingga kepala Ronaldo. Pareidolia yang terkenal yaitu Kain Kafan dari Turin menggambarkan sosok orang seperti Yesus, tentu ini terjadi di Italia yang mayoritas penduduknya beragama Katholik.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar